Menyambut hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati 5 Juni nanti, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pangkalpinang akan melakukan pemutaran film dokumenter lingkungan yang berasal dari pulau Bangka yaitu Pulau Bangka Menangis dan Ilalang.“Banyak masyarakat tidak tahu tentang lingkungan. Makanya kegiatan kita memutar film pada tanggal 4 Juni atau malam Minggu ini, terutama film tentang lingkungan yaitu Pulau Bangka menangis dan Ilalang, yang katanya dimainkan oleh murid sekolah Depati Amir,” terang Kepala BLH Pangkalpinang, Bani Baehaki, Rabu (1/6) lalu.
Alasan pemutaran film ini menurut Bani ialah karena secara nasional film Pulau Bangka Menangis jadi pembicaraan, sementara masyarakat Babel sendiri tidak tahu makna film tersebut.
“Jadi kita sendiri sebagai orang Babel kalau ditanya bagaimana kondisinya jangan sampai tidak tahu. Oleh karena itu, kenapa diputar Pulau Bangka Menangis? Supaya masyarakat tahu seperti apa isi filmnya,” ujarnya.
“Tujuan Pulau Bangka Menangis karena bertentangan dengan lingkungan. Jadi, setelah Pulau Bangka Menangis diharapkan (masyarakat) akan bangkit lagi. Selain itu, juga diharapkan agar masyarakat dapat mencintai lingkungan, jangan sampai pulau Bangka ini tenggelam,” ungkap Bani, seraya menambahkan BLH juga akan memutar film hiburan berjudul Sang Pemimpi.
Namun, Bani menuturkan pihaknya tidak melakukan penanaman pohon karena sudah sering dilakukan setiap ada kegiatan seremonial.
“Jadi untuk penanaman pohon ini bisa dengan sendirinya secara langsung dan tidak usah pakai acara seremonial lagi,” tuturnya.
Alasan pemutaran film ini menurut Bani ialah karena secara nasional film Pulau Bangka Menangis jadi pembicaraan, sementara masyarakat Babel sendiri tidak tahu makna film tersebut.
“Jadi kita sendiri sebagai orang Babel kalau ditanya bagaimana kondisinya jangan sampai tidak tahu. Oleh karena itu, kenapa diputar Pulau Bangka Menangis? Supaya masyarakat tahu seperti apa isi filmnya,” ujarnya.
“Tujuan Pulau Bangka Menangis karena bertentangan dengan lingkungan. Jadi, setelah Pulau Bangka Menangis diharapkan (masyarakat) akan bangkit lagi. Selain itu, juga diharapkan agar masyarakat dapat mencintai lingkungan, jangan sampai pulau Bangka ini tenggelam,” ungkap Bani, seraya menambahkan BLH juga akan memutar film hiburan berjudul Sang Pemimpi.
Namun, Bani menuturkan pihaknya tidak melakukan penanaman pohon karena sudah sering dilakukan setiap ada kegiatan seremonial.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar