Puskesmas Kelapa Kabupaten Bangka Barat, menggerakkan program Kejar Tangkap Penderita Malaria efektif per 1 Juni 2011.
Pelaksanaan program ini, salah satunya untuk menekan angka penderita malaria sampai ke titik yang paling rendah, meskipun saat ini penderita malaria di Kecamatan Kelapa, jumlahnya tidak lebih dari lima penderita.
Kejar Tangkap Penderita Malaria, artinya mereka yang didiagnosa malaria (hasil pemeriksaan lab), setelah diteraphi, tiga hari kemudian akan dikejar ke rumah yang penderita, untuk mengambil sampel darah ulang, melihat obat dikonsumsi dan memeriksa sample darahnya kembali ke lab.Pelaksanaan program ini, salah satunya untuk menekan angka penderita malaria sampai ke titik yang paling rendah, meskipun saat ini penderita malaria di Kecamatan Kelapa, jumlahnya tidak lebih dari lima penderita.
Tidak hanya itu saja, anggota keluarga yang satu rumah dengan penderita, juga diambil sample darahnya, untuk diperiksa di lab, guna mengetahui terjangkit atau tidaknya.
Kalau ada anggota keluarga yang dinyatakan positif (hasil lab), maka langsung diberikan pengobatan, sebelum jatuh sakit. Sekaligus menghilangkan sumber penularan ke orang lain, karena penularan ini hanya melalui nyamuk, kalau tidak ada sumber berarti tidak ada penderita.
"Sudah efektif kita mulai, pada prinsipnya kita bergerak sebelum ada kasus, jangan sampai sudah terjadi kasus, baru bergerak, kejar tangkap malaria ini sangat efektif sekali, untuk menekan angka malaria hingga ke angka terendah, ini sebagai langkah preventif juga, meskipun kita tidak melupakan kuratifnya," kata Plt Kepala Puskesmas Kelapa M Syafei Rangkuti, Rabu (01/06/2011) di Kelapa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar